9.572 Perjalanan Kereta Disiapkan untuk Angkutan Lebaran 2025

Editor: Redaksi author photo

9.572 Perjalanan Kereta Disiapkan untuk Angkutan Lebaran 2025

KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) -
Mudik saat Lebaran telah menjadi budaya yang sangat kuat di Indonesia, di mana masyarakat berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga. Tradisi ini menciptakan lonjakan besar dalam permintaan transportasi umum, termasuk pesawat, bus, dan terutama kereta api.


Sebagai salah satu moda transportasi favorit masyarakat, kereta api selalu mengalami peningkatan jumlah penumpang selama musim mudik. Oleh karena itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, termasuk menambah kapasitas kursi dan perjalanan kereta api di musim Lebaran tahun 2025.


Dengan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan kereta api selama Lebaran, KAI kembali membuka penjualan tiket tambahan untuk tahun ini. Penjualan tiket kereta api tambahan ini telah dimulai sejak Minggu, 23 Februari 2025 pukul 00.00 WIB. Tiket tambahan ini tersedia untuk kereta api jarak jauh maupun kereta api lokal dengan kelas komersial.


KAI menyediakan total 4.568.838 kursi bagi penumpang yang ingin melakukan perjalanan selama musim mudik Lebaran. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana KAI hanya menjual 4.296.530 kursi.


Adapun jumlah tiket tambahan yang dijual dalam periode ini mencapai 538.280 kursi. Dengan jumlah kursi sebanyak itu, KAI berharap dapat mengakomodasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa mengalami kesulitan dalam mendapatkan tiket.


Vice President Public Relation KAI, Anne Purba, menyampaikan dalam siaran persnya bahwa tiket tambahan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket mudik pada tanggal-tanggal favorit.


"KAI membuka pemesanan tiket KA tambahan Lebaran mulai Minggu, 23 Februari 2025 pukul 00.00 WIB. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket mudik pada tanggal-tanggal favorit, bisa memanfaatkan adanya KA tambahan ini," ujar Anne Purba dalam keterangannya pada Sabtu, 22 Februari 2025.


Selain itu, Anne juga mengingatkan masyarakat terkait aturan pemesanan tiket kereta api. Untuk KA jarak jauh, tiket dapat dipesan mulai H-45 sebelum keberangkatan, sementara untuk KA lokal, pemesanan dimulai sejak H-30. Ada pula beberapa KA yang hanya bisa dipesan pada H-7 sebelum keberangkatan.


Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik, KAI menetapkan masa angkutan Lebaran tahun 2025 berlangsung selama 22 hari, yaitu mulai 21 Maret hingga 11 April 2025. Selama periode tersebut, KAI akan mengoperasikan 9.572 perjalanan kereta api, yang terdiri dari:


  • 8.492 perjalanan KA reguler
  • 1.080 perjalanan KA tambahan


Jumlah perjalanan kereta pada tahun ini meningkat sekitar 8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada Lebaran 2024, KAI hanya mengoperasikan 8.836 perjalanan KA.


Anne Purba menjelaskan bahwa KAI terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan dengan menambah jumlah perjalanan dan kapasitas kursi yang tersedia.


"KAI memahami bahwa Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu, KAI menambah kapasitas tempat duduk untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan dan mengakomodasi tingginya permintaan pelanggan yang akan mudik ataupun berlibur pada saat Lebaran," ujar Anne.


Dengan adanya tambahan perjalanan dan kapasitas kursi ini, diharapkan masyarakat yang ingin mudik menggunakan kereta api dapat lebih mudah mendapatkan tiket serta menikmati perjalanan yang nyaman dan aman.


Untuk menampung lebih banyak penumpang, KAI telah menyiapkan beberapa kereta tambahan yang akan beroperasi selama musim mudik Lebaran. Berikut daftar KA tambahan yang tersedia:


  1. KA Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi-Gambir PP)
  2. KA Purwojaya (Gambir-Cilacap PP)
  3. KA Sancaka (Surabaya Gubeng-Yogyakarta PP)
  4. KA Cirebon Fakultatif (Cirebon-Gambir PP)
  5. KA Parahyangan Fakultatif (Bandung-Gambir PP)
  6. KA Kaligung (Semarang Poncol-Tegal PP)
  7. KA Batavia (Solo Balapan-Gambir PP)
  8. KA Gajayana Tambahan (Malang-Gambir PP)
  9. KA Sembrani Tambahan (Surabaya Pasarturi-Gambir PP)
  10. KA Tambahan YK-GMR (Yogyakarta-Gambir PP)
  11. KA Tambahan SLO-PSE (Solo Balapan-Pasarsenen PP)
  12. KA Lodaya Tambahan (Solo Balapan-Bandung PP)
  13. KA Brantas Tambahan (Blitar-Pasarsenen PP)
  14. KA Kertajaya Tambahan (Surabaya Pasarturi-Pasarsenen PP)
  15. KA Kutojaya Utara (Kutojaya-Pasarsenen PP)
  16. KA Sribilah Utama (Rantauprapat-Medan PP)
  17. KA Pasundan Tambahan (Surabaya Gubeng-Kiaracondong PP)
  18. KA Arjuno Ekspres (Surabaya Gubeng-Malang PP)
  19. KA Java Priority (Yogyakarta-Gambir PP)


Kereta-kereta tambahan ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan penumpang yang biasanya memuncak pada saat mendekati Hari Raya Idul Fitri dan setelah Lebaran, ketika masyarakat mulai kembali ke kota masing-masing.


Karena tingginya permintaan, masyarakat perlu menerapkan beberapa strategi agar dapat memperoleh tiket mudik kereta api dengan lebih mudah. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:


  1. Pesan tiket lebih awal – Manfaatkan sistem pemesanan tiket H-45 untuk KA jarak jauh dan H-30 untuk KA lokal agar mendapatkan kursi di tanggal yang diinginkan.
  2. Gunakan aplikasi resmi KAI atau mitra resmi – Pastikan membeli tiket melalui aplikasi KAI Access, website KAI, atau agen resmi untuk menghindari calo dan tiket palsu.
  3. Pilih tanggal alternatif – Jika tidak mendapatkan tiket pada tanggal favorit, coba pilih tanggal lain di luar puncak arus mudik dan arus balik.
  4. Gunakan fitur waitlist – Beberapa platform pemesanan tiket menyediakan fitur daftar tunggu yang memungkinkan penumpang mendapatkan kursi jika ada pembatalan.
  5. Cek ketersediaan KA tambahan – Tiket kereta tambahan biasanya dijual belakangan, sehingga bisa menjadi opsi lain jika tiket reguler sudah habis.


Dengan meningkatnya jumlah perjalanan dan kapasitas kursi yang disediakan oleh KAI, diharapkan musim mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman. (Tim Liputan).

Editor : Lan

Share:
Komentar

Berita Terkini